ADA APA DENGAN HATI

0
24

IJAKARTA, RASILNEWS – Tidak ada organ tubuh yang arti dan nilainya sama dengan hati. walaupun bentuknya yang kecil namun berperan penting dalam mencerminkan kepribadian seseorang. Jika hatinya rusak, maka seluruh jiwa raga akan rusak dan jika hatinya baik, maka seluruh jiwa raganya akan baik pula.

Nah, yang harus diketahui adalah bahwa nilai seseorang bukan terletak pada kepala atau otaknya, melainkan pada hati dan mulut, dua organ tubuh yang kecil namun besar peranannya dalam menentukan kebahagiaan seseorang di dunia dan akhirat.

Jadi, pembenaran dan pelurusan hati merupakan perkara yang paling penting. Sebab perintah hatilah, istiqomah dan penyelewengan itu ada. Ibadah selalu dimulai dengan niat . Sedangkan letak niat berada di hati, dan niat merupakan dorongan dari hati untuk melakukan ibadah ikhlas. Selain itu, ikhlas juga merupakan persyaratan utama diterimanya amal.

Dari Sa’id Al-Khudri bahwasanya Rosulullah SAW bersabda : ada empat macam hati; hati yang tumbuh dan terang, hati yang tertutup, hati yang terbalik dan hati yang terpatri.

Hati yang terang dan menyinari adalah hati orang-orang mukmin. Hati yang tertutup rapat adalah hati orang-orang kafir. Hati yang terbalik adalah hati orang munafik. Sedangkan hati yang masih bisa dipatri adalah hati pendosa yang didalamnya masih ada iman namun juga terdapat unsur kemunafikan.

Lalu, bagaimanakah mengobati hati yang rusak (penyakit hati)? Simak berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit hati yang telah kami rangkum dari berbagai sumber:

1. Lakukan introspeksi diri

2. Memperbaiki diri atau bertaubat

3. Jangan lewatkan shalat 5 waktu

4. Lakukan Ibadah Sunah

5. Membaca Al-Qur’an

6. Melakukan dzikir

7. Menjaga amal shaleh

8. Menjaga hubungan dengan manusia dan Allah.

Perilaku kita sehari-hari merupakan cerminan dari kondisi hati kita. Jika kita suka dan benar, itu tandanya kita memiliki hati yang bersih dan bening, tidak dikotori dengan berbagai macam penyakit hati.

Namun, jika kita sehari-hari berperilaku yang tidak baik, maka itu bisa dengan mudah dilakukan karena hati kita kurang jernih dan tertutupi dengan kotoran atau penyakit. Banyak amal yang kita lakukan pun bisa menjadi sia-sia atau ternoda dengan kondisi hati yang tidak bersih. Karena harus berusaha untuk selalu memperhatikan masalah hati agar bersih.

Wallahu a’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here