close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

DATA BPS, INFLASI TERTINGGI BERADA DI KOTA BATAM

KEPRI, RASILNEWS – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat dari 23 kota di Sumatera, 2 kota mengalami inflasi dan 21 kota mengalami deflasi, inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 0,26 persen dan inflasi terendah di Kota Tanjungpinang sebesar 0,04 persen. 

“Batam dan Tanjungpinang menduduki peringkat satu dan dua dari dua kota yang mengalami inflasi di Sumatera,” kata Kepala Bidang Distribusi BPS Kepri, Rahmad Iswanto, Minggu.

Menurut dia, deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,82 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Metro sebesar 0,04 persen. 

Sementara, bila dilihat dari Indeks Harga Konsumen (IHK) 82 kota, tercatat 13 kota mengalami inflasi dan 69 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 2,98 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Kendari sebesar 0,03 persen. 

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 2,11 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Serang sebesar 0,02 persen. 

“Batam dan Tanjungpinang menduduki peringkat keenam dan ke-11 dari 13 kota yang mengalami inflasi se-Indonesia,” ujarnya.

Rahmat menjelaskan, pada Februari 2019 IHK gabungan dua kabupaten/kota di Kepulauan Riau yakni Batam dan Tanjungpinang menunjukkan inflasi sebesar 0,23 persen. 

Inflasi terjadi karena kenaikan IHK dari 136,69 di bulan Januari 2019, menjadi 137,00 bulan Februari 2019. 

“Dari dua kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Batam dan Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,26
persen dan 0,04 persen,” kata Rahmad.

Dia menyampaikan, dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi di bulan Februari ini disebabkan oleh naiknya indeks lima kelompok, yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik sebesar 0,03 persen; lelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik sebesar 0,02 persen; kelompok sandang naik sebesar 0,31 persen; kelompok kesehatan naik sebesar 0,03 persen; serta kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik sebesar 2,12 persen. 

Sebaliknya, kelompok bahan makanan justru mengalami penurunan indeks sebesar 1,09 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks.

Sumber : ANTARA

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page