Saturday, August 8, 2020
Home Mutiara Hikmah LA TAHZAN, INNALLAHA MA'ANA

LA TAHZAN, INNALLAHA MA’ANA

JAKARTA, RASILNEWS – La Tahzan Innallaha Ma’ana merupakan salah satu kalimat yang sering digunakan, terutama dikalangan umat Islam.

Kalimat ini cukup familiar dan sering digunakan sebagai slogan di dalam sebuah film atau buku bacaan.La Tahzan Innallaha Ma’ana biasanya berfungsi sebagai kalimat motivasi untuk diri sendiri maupun orang lain.

Saat yang paling tepat dalam menggunakan kalimat La Tahzan Innallaha Ma’ana adalah saat kondisi-kondisi sulit atau pada saat sedang memerlukan motivasi.

“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita,” merupakan kalimat motivasi yang ampuh.

Sesedih apapun seorang muslim, ketika ia percaya bahwa ada Allah Tuhan semesta alam seharusnya memiliki motivasi kembali untuk bertahan hidup atau menyelesaikan dan menerima masalah yang ada.

Faktanya, Laa Tahzan Innallaha Ma’ana ini merupakan sebuah penggalan ayat Al Quran yang terdapat pada surat At Taubah ayat 40, tentang perintah agar kita jangan bersedih karena Allah selalu Bersama hambanya yang beriman.

Ayat ini juga kerkaitan dengan peristiwa yang terjadi di gua Tsur, ketika Rasulullaah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam dan sahabat beliau Abu Bakr tengah bersembunyi. Pada waktu Rasulullaah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam berkata kepada sahabatnya tersebut, tatkala mereka berdua berada di dalam gua,

إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا} التوبة٤٠}

“Ketika itu dia berkata kepada sahabatnya, ‘Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS At Taubah: 40)

Dan perkataan itu beliau ucapkan ketika orang-orang musyrik datang untuk mencari mereka berdua dan kala itu orang-orang musyrik tersebut berdiri di atas gua, maka berkatalah Abu Bakr karena mengkhawatirkan keselamatan Rasulullaah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, “Wahai Rasulullaah, seandainya salah satu dari mereka melihat ke kakinya, niscaya ia akan melihat kita.” Rasulullaah menenangkan, “Wahai Abu Bakr, apa menurutmu jika ada dua orang, sementara Allah yang ketiganya?”.

Ketika itu, Allah memalingkan pandangan kaum musyrikin, sehingga mereka tidak melihat Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa Sallam dan Abu Bakr, padahal mereka berdiri sangat dekat dengannya di atas gua. Ini termasuk kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jadi, pada intinya bahwa Allah selalu berada didekat kita dalam setiap keadaan, baik susah maupun senang. Teruslah mengingat-ingat-Nya apabila kita sedang bahagia, dan Allah akan selalu mengingat kita saat sedang bersedih.

Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya yang selalu ingin berada di dekat-Nya, jika kau selalu merasa bahwa Allah Bersamamu, maka kau tidak akan pernah merasa sedih. Dengan begitu kita tidak akan merasa kesepian. Karena telah yakin dengan sepenuhnya bahwa Allah akan selalu memberikan yang terbaik buat kita.

Sumber : Dikutip dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TAJUK RASIL “PAHALA BERPOLITIK”

Rabu, 15 Dzulhijjah 1441 H/ 5 Agustus 2020 Pahala BerpolitikArtikel REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : Dr. KH. Syamsul Yakin, MA

CARA MEMILIH HEWAN KURBAN BERKUALITAS SESUAI TUNTUTAN SYARIAT

JAKARTA, RASILNEWS - Hari Raya Kurban atau yang biasa kita kenal dengan hari Raya Idul Adha sangat identik dengan penyembelihan hewan kurban...

ADA APA DENGAN HATI

IJAKARTA, RASILNEWS - Tidak ada organ tubuh yang arti dan nilainya sama dengan hati. walaupun bentuknya yang kecil namun berperan penting dalam...

Eminem – Stronger Than I Was

We woke reasonably late following the feast and free flowing wine the night before. After gathering ourselves and our packs, we...

Recent Comments