close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

LARANGAN PENGGUNAAN CADAR BUKAN TUGAS MENAG

Jakarta, Rasilnews – Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi menjelaskan pihaknya tidak pernah melarang penggunaan cadar. “Cadar itu seperti saya bilang, tidak ada dasar hukumnya di Quran dan di Hadist menurut pandangan kami. Tapi kalau orang mau pakai (cadar) itu silakan. Dan itu bukan ukuran ketaqwaan orang,” ujar Menag, Kamis (31/10). 

Berdasarkan keterangan persnya Kementerian Agama RI, Menag Fachrul Razi mengatakan, bahwa dirinya belum pernah berbicara seperti itu. Apalagi hingga melarang, karena menurutnya melarang-larang bukanlah menjadi tugas Menag.

“Saya dengar, akan keluar aturan masuk instansi pemerintah tidak boleh pakai helm dan muka harus kelihatan jelas,” imbuhnya. 

Hal ini menurutnya wajar untuk diterapkan apalagi hal ini berkaitan dengan alasan keamanan pada lembaga pemerintah.

Ia menambahkan jika tamu masuk instansi pemerintah, itu menjadi urusan aparat hukum. Ia hanya merekomendasikan yang tidak boleh memasuki instansi pemerintah ialah yang menggunakan helm tertutup serta penutup wajah, sehingga tidak terlihat wajahnya.

Tags: ,

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page