close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

MAHATHIR: MALAYSIA TIDAK AKAN TUNDUK KEPADA ISRAEL

Google

KUALA LUMPUR, RASILNEWS – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan bahwa dunia memiliki kekuatan tetapi masih harus mengikuti apa yang dikatakan Israel, sedangkan untuk Malaysia dia menegaskan tidak akan melakukan hal tersebut.

“Mereka ingin membatalkan, biarkan mereka membatalkan. Saya menemukan bahwa dunia harus mengikuti apa yang dikatakan Israel. Saya tidak mengerti karena dunia memiliki kekuatan tetapi masih harus mendengarkan Israel. Tetapi kami tidak akan melakukannya,” katanya seperti dilansir Anadolu Agency (29/1).

Tanggapan tersebut adalah sebagai reaksinya terhadap keputusan Komite Paralimpik Internasional (IPC) yang membatalkan Malaysia sebagai tuan rumah Kejuaraan Renang Para Renang Dunia 2019, setelah Malaysia melarang atlet Israel masuk ke negaranya.

Mahathir mengatakan jika Malaysia tidak dapat menyelenggarakan Olimpiade, maka negaranya akan menjadi tuan rumah kegiatan lainnya. Dia menekankan Malaysia tidak akan pernah memiliki hubungan dengan Israel.

“Kami berpegang pada prinsip kami bahwa Israel adalah negara penjahat dan telah melanggar hukum internasional tanpa ada siapa pun mengatakan soal itu,” kata Mahathir.

Menurutnya tindakan Malaysia serupa dengan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa, yaitu tidak mengizinkan orang asing tertentu masuk ke negara mereka.

“Jadi kami memiliki hak untuk menyuarakan perasaan dan kebijakan kami sendiri, Ini normal, tapi kami punya alasan. Orang-orang ini (atlet Israel) tidak mencari suaka, tidak dalam ketakutan, kesakitan atau kesulitan ” katanya.

IPC sebelumnya membatalkan Malaysia sebagai tuan rumah Kejuaraan Renang Dunia 2019 yang dijadwalkan mulai 29 Juli hingga 4 Agustus di Kuching. Menurut IPC, keputusan itu diambil karena Malaysia menolak keikusertan atlet Israel dalam kejuaraan yang akan berlangsung di Kuching pada 29 Juli-4 Agustus itu.

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page