close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

MAHFUD MD TAK SETUJU WNI EKS ISIS PULANG KE INDONESIA


JAKARTA, RASILNEWS – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan pemerintah masih menggodok wacana pemulangan WNI eks ISIS atau teroris lintas negara (foreign terrorist fighters, FTF).

“Belum diputuskan karena ada manfaat dan mudarotnya masing-masing,” kata Mahfud, Jakarta, Rabu (5/2)

Jika dipulangkan, Mahfud mengatakan bisa menjadi masalah dan virus baru di sini. Apalagi para WNI eks ISIS meninggalkan Indonesia dengan kesadaran masing-masing untuk menjadi teroris. Jika memang kembali, Mahfud mengatakan mereka harus menjalani program deradikalisasi.

Di sisi lain, para WNI eks ISIS ini juga memiliki hak untuk tidak kehilangan statusnya sebagai warga negara. Hal ini yang menjadi poin pertimbangan untuk memulangkan mereka.

“Kami sedang mencari formula, bagaimana aspek hukum serta aspek konstitusi dari masalah terorispelintas batas ini terpenuhi semuanya. Kalau ditanya ke Menkoplhukam itu jawabannya,” Ujar nya.

Secara fungsional, kata Mahfud, posisi dia sebagai menteri mengharuskan langkah-langkah itu ditempuh. Namun, Mahfud mengatakan secara personal, ia memiliki pandangan berbeda.

“Kalau ditanya ke Mahfud tentu beda. Kalau Mahfud setuju untuk tidak dipulangkan karena bahaya bagi negara dan itu secara hukum paspornya bisa saja dicabut, ketika dia pergi secara ilegal ke sana, itu kan bisa saja,” kata nya.

Dan dari banyak negara yang punya WNI eks ISIS, Mahfud mengatakan belum ada satupun yang menyatakan akan memulangkan para WNI eks ISIS. Ia menyebut kebanyakan dari negara-negara lain, mereka lebih selektif dalam memulangkan FTF. Biasanya, anak-anak yatim yang akan dipulangkan. Namun pada umumnya tidak ada yang mau memulangkan teroris ya.

Saat ini, Mahfud mdmengatakan masih ada sekitar 660 WNI yang diduga sebagai WNI eks ISIS di luar negeri. Mereka tersebar di berbagai negara termasuk di Suriah tempat organisasi teror ISIS berada, hingga di Turki dan Afghanistan. Mahfud juga menyebut kebanyakan di antara daftar nama itu, terdiri dari wanita dan anak-anak.

Tags: ,

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page