close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

MUFTI PALESTINA: MASJID AL-AQSHA HANYA MILIK UMAT ISLAM

AL-QUDS, RASILNEWS – Mufti Besar Al-Quds Palestina yang juga pengkhutbah di Masjid Al-Aqsha, Syeikh Muhammad Hussein, menyatakan Al-Aqsha adalah hak bagi Muslim karena merupakan masjid sekaligus kiblat pertama umat Islam. 

Dia menegaskan, umat Islam memiliki hak untuk berkegiatan di dalamnya tanpa adanya campur tangan dari pihak manapun.

“Kami menentang setiap tindakan Israel pada Masjid Al-Aqsha karena Masjid Al-Aqsha hanya milik umat Islam,” kata Syeikh Hussein dalam pernyataan resmi di situs Filasatin Al Yawm seperti dilansir Arutz Sheva pada Rabu (13/3).  

Syekh Hussein mengecam Israel, setelah tahun lalu memperingatkan berulang-ulang tentang pemukim Israel yang menembus ke area Masjid Al-Aqsha disertai kemananan Israel. 

Kala itu, Syeikh Hussein mengatakan upaya memasuki Al-Aqsha tak akan mengubah sikap umat Islam di Yerusalem.  

Dalam pesannya yang ditujukan pada Israel, Syeikh Hussein memperingatkan upaya terus menerus untuk menembus  Al-Aqsha justru akan membuat perang agama di wilayah itu. Karena hal itu bisa menyinggung umat Islam di seluruh dunia.   

Pada 2017 Syeikh Hussein juga memperingatkan Amerika Serikat agar tak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.  

“Jika ada pengakuan (Yerusalem sebagai ibu kota Israel) atau Kedutaan Amerika dipindahkan ke Yerusalem itu menjadi  serangan tak hanya kepada Palestina tapi juga terhadap Muslim di seluruh dunia,” katanya.

Dia menyayangkan pemindahan Kedutaan Amerika ke Yerusalem. Dia menyebut hal itu sebagai tindakan ilegal dan  bertentangan dengan hukum internasional. 

Menurut dia, keberadaan Kedutaan Amerika itu tak akan membantu perdamaian dan kemananan di wilayah itu, melainkan justru menyebabkan bencana, perang, dan ketidakstabilan. 

Pernyataan itu dilontarkan Syeikh Hussein sebelum Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya ke wilayah itu. 

Sumber: REPUBLIKA

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page