close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

PBB: KEKURANGAN DANA TINGKATKAN RISIKO PENYEBARAN COVID-19 DI YAMAN

SANA’A, RASILNEWS- PBB memperingatkan bahwa Yaman masih kekurangan dana untuk upaya penanganan covid-19 dan respon kemanusiaan sehingga berisiko meningkatkan penyebaran wabah di negara yang dilanda perang itu.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA) dalam sebuah pernyataan nya mengatakan, lembaga-lembaga bantuan telah berbulan-bulan beroperasi bahwa ada transmisi komunitas penuh Covid-19 di Yaman dan mereka terus memfokuskan upaya untuk menekan transmisi virus.

Badan-badan bantuan telah mendistribusikan ribuan metrik ton persediaan dan peralatan mendukung kesiapan klinis Covid-19 dan menjaga sistem kesehatan masyarakat di negara itu, Anadolu melaporkan.

UNOCHA memperingatkan bahwa krisis bahan bakar yang melanda Yaman pada Juni mengancam akses makanan, operasi rumah sakit dan persediaan air yang bergantung pada bahan bakar untuk mencegah penularan virus.

“Selain itu, Covid-19 berkontribusi pada penurunan ekonomi di Yaman, mempertaruhkan kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan kebutuhan kemanusiaan dan kerentanan terhadap virus,” ungkap badan PBB itu.

Menurut pernyataan itu 80 persen dari kiriman uang senilai USD 3,8 miliar pada tahun 2019 telah mengering, bersamaan dengan kenaikan biaya minimum pangan sebanyak 35 persen di beberapa daerah.

“Baik Covid-19 dan respons kemanusiaan yang lebih luas masih sangat kekurangan dana yang berisiko meningkatkan penyebaran Covid-19 dan membahayakan kemampuan mitra kemanusiaan untuk merespons,” kata UNOCHA.

Pihak berwenang Yaman sejauh ini mencatat 1.516 kasus virus korona termasuk 429 kematian dan 685 pasien sembuh.

Yaman telah dirundung konflik sejak 2014 ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara termasuk Sana’a.

Puluhan ribu warga Yaman termasuk warga sipil diyakini terbunuh dalam konflik yang menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia karena jutaan orang menderita kelaparan.

Tags: ,

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page