close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

PEMILIH MILENIAL TIDAK AKAN GOLPUT HANYA KARENA PELANGGARAN HAM

JAKARTA, RASILNEWS – Peneliti Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Rivan Lee Ananda, mengatakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di masa lalu bukan menjadi alasan bagi pemilih pemula memilih menjadi golput.

Menurut dia saat dijumpai di Kantornya, Jakarta, Selasa, hal ini karena mereka tidak mengalami saat peristiwa pelanggaran HAM terjadi.

“Memang benar mereka tidak mengalami peristiwa 65, reformasi 98, dan Timor Leste, jadi untuk mengetahui kejadian terkait pelanggaran HAM masa lalu mereka enggak tahu,” kata Rivan saat di jumpai di Kantor KontraS, Jakarta, Selasa. 

Rivan mengatakan, kecenderungan pemilih pemula untuk golput berdasarkan asosiasi pada dirinya.

Asosiasi yang dimaksudkan adalah apa yang menarik dan sesuai keinginannya si pemilih pemula, jika kecenderungannya agama maka si pemilih akan cenderung memilih hal yang ada kaitannya dengan agama, jelas Rivan. 

Rivan dalam kesempatan tersebut juga menyatakan kekecewaan terhadap partai politik peserta pemilu maupun calon presiden dan wakil presiden yang cenderung mengabaikan soal pelanggaran HAM masa lalu.

Rivan menegaskan bahwa pilihan golput pada setiap penyelenggaraan Pemilu tidak melanggar hukum selagi tidak menyalahi Undang-Undang (UU) yang berlaku. 

“Perlu digaris bawahi bahwa golput bukan tindakan kriminal, kecuali bertentangan dengan UU Pasal 308 UU No. 8 Tahun 2012,” katanya.

Sumber : ANTARA

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page