Saturday, August 8, 2020
Home Dunia Islam TURKI KEMBALIKAN HAGIA SOPHIA KEMBALI MENJADI MASJID

TURKI KEMBALIKAN HAGIA SOPHIA KEMBALI MENJADI MASJID

TURKI, RASILNEWS – Presiden Recep Tayyib Erdogan mengembalikan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid setelah sebelumnya pengadilan tinggi Turki menanggalkan status museum situs Bizantium abad ke-6 tersebut.

Pengadilan tinggi Turki membatalkan keputusan dewan menteri tahun 1934 untuk mengubah bangunan menjadi museum dan mengatakan bahwa Hagia Sophia terdaftar sebagai masjid.

Dalam sejarahnya Hagia Sophia dibangun sebagai katedral di Kekaisaran Bizantium Kristen dan diubah menjadi masjid setelah Kekaisaran Ottoman menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453 dan mengubah nama kota tersebut menjadi Istanbul demikian AlJazeera mengabarkan dikutip Rasilnews.

Bangunan situs Warisan Dunia UNESCO di bagian bersejarah kota metropolis, telah menjadi daya tarik bagi wisatawan di seluruh dunia, dan dikunjungi oleh jutaan orang setiap tahun.

Sementara itu, Presiden Turki Erdogan telah banyak menyatakan dukungannya untuk mengubah Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Namun keputusan tersebut menimbulkan pro dan kontra dinegara tersebut. Beberapa pengguna media sosial merayakan keputusan itu sebagai kemenangan bagi umat Islam.

“Selamat kepada dunia Muslim. Hagia Sofia bukan lagi sebuah Museum. Itu telah berubah menjadi Masjid. Azan pertama setelah 8 dekade berlangsung hari ini. #Turkey Melakukannya Lagi. Alhamdolillah,” pengguna media sosial dari Pakistan, Mir Mohammad Alikhan dalam tulisan tweet nya.

Engin Altan Duzyatan, seorang pengguna Twitter Turki, mengatakan, “Rantai di sekitar Ayasofya telah putus.”

“Turki tidak akan lagi sama. Waktunya telah tiba untuknya secara sah memerintahkan kedaulatannya. Semangat Ottoman telah dihidupkan kembali di hati orang-orang Turki. Allahu Ekber! Sungguh waktu yang tepat untuk hidup!”

‘Hagia Sofia milik umat manusia’

Namun, banyak pengguna media sosial lainnya tidak setuju dengan keputusan tersebut, mengatakan Situs Warisan Dunia seharusnya tetap netral.

Razan Ibraheem, yang akunnya mengatakan dia berbasis di Irlandia, mengatakan “sejarah luar biasa” Hagia Sofia “seharusnya disimpan untuk semua orang dari semua agama dan latar belakang”.

“Itu seharusnya disimpan sebagai museum dan situs warisan dunia. Hagia Sofia adalah abadi dan tidak terbatas pada agama. Itu milik sejarah dan kemanusiaan,” tulisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TAJUK RASIL “PAHALA BERPOLITIK”

Rabu, 15 Dzulhijjah 1441 H/ 5 Agustus 2020 Pahala BerpolitikArtikel REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : Dr. KH. Syamsul Yakin, MA

CARA MEMILIH HEWAN KURBAN BERKUALITAS SESUAI TUNTUTAN SYARIAT

JAKARTA, RASILNEWS - Hari Raya Kurban atau yang biasa kita kenal dengan hari Raya Idul Adha sangat identik dengan penyembelihan hewan kurban...

ADA APA DENGAN HATI

IJAKARTA, RASILNEWS - Tidak ada organ tubuh yang arti dan nilainya sama dengan hati. walaupun bentuknya yang kecil namun berperan penting dalam...

Eminem – Stronger Than I Was

We woke reasonably late following the feast and free flowing wine the night before. After gathering ourselves and our packs, we...

Recent Comments