close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

UNRWA: KEADAAN EKONOMI DAN SOSIAL DI GAZA MEMBURUK

Gaza, RASILNEWS – Direktur Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Jalur Gaza, Mathias Shamali mengatakan blokade Israel yang berlanjut memperburuk keadaan ekonomi dan sosial di Gaza.

Shamali berbicara pada konferensi pers yang diadakan di Lembaga Rumah Pers, salah satu NGO di Gaza bahwa blokade Israel meningkatkan pengangguran serta menyeret ekonomi di Gaza ke titik kehancuran.

Terjadi peningkatan pada kasus depresi, bunuh diri dan penggunaan narkoba di 28 pusat kesehatan di Gaza, ungkap Shamali.

Shamali membagikan data yang terkumpul dari Pusat Statistik Palestina dan beberapa LSM yang mengungkapkan tingkat pengangguran di kota itu telah meningkat menjadi 52 persen dan angka kemiskinan melebihi 80 persen.

Dilansir dari Anadolu Agency, Selasa (2/7/2019), Shamali menekankan bahwa 70 persen populasi Gaza berhadapan dengan masalah keamanan pangan.

Berbicara tentang krisis keuangan yang dialami UNRWA, Shamali mengatakan jumlah bantuan yang dibayarkan dan dijaminkan kepada pihaknya mencapai total USD600 juta. Angka tersebut merupakan setengah dari anggaran tahunan mereka.

Shamali mengatakan bahwa Amerika Serikat hanya membayar USD60 juta tahun lalu dari USD360 juta yang dijanjikan kepada UNRWA setiap tahun.

Menurut Pusat Statistik Palestina, terdapat 5,9 juta pengungsi Palestina di dunia yang terdaftar oleh UNRWA. Sebanyak 2,1 juta di antaranya tinggal di Yordania, 1,4 juta di Gaza, setelah itu diikuti oleh Tepi Barat, Suriah dan Lebanon.

Tags:

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page