Thursday, October 29, 2020
Home Ekonomi BOS PERTAMINA RESPONS PENGHAPUSAN PREMIUM DAN PERTALITE

BOS PERTAMINA RESPONS PENGHAPUSAN PREMIUM DAN PERTALITE

JAKARTA, RASILNEWS — Wacana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) berkadar RON rendah, yakni Premium dan Pertalite mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR dengan PT Pertamina (Persero).

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan Premium dan Pertalite memiliki kadar RON 88 sedangkan Pertalite 90. Saat ini tersisa 7 negara yang masih menggunakan BBM dengan kadar RON di bawah 90.

Dilansir dari CNN Indonesia, selain Indonesia terdapat Bangladesh, Uzbekistan, Mongolia, Ukraina, Mesir, dan Kolombia. Artinya, Indonesia tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara yang sudah tidak menggunakan BBM dengan RON rendah.

Seperti halnya Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, hingga Myanmar yang telah menggunakan BBM dengan RON 91.

Begitu juga dengan Australia dan India yang menggunakan BBM dengan RON paling rendah di angka 91. Di kawasan Asia, Indonesia hanya senasib dengan China yang masih menggunakan RON di bawah 90. Itu pun RON terendah China menggunakan sebesar 89.

Tak hanya itu, jenis BBM di Indonesia pun merupakan yang terbanyak mencapai enam produk. Sedangkan China hanya empat produk. Sementara, negara-negara Asia Tenggara lain hanya memiliki dua sampai empat produk.

Dalam rapat bersama Komisi VII DPR pada Senin (31/8) Nicke mengatakan, alasan yang paling kuat kenapa kami perlu review kembali varian BBM karena benchmark-nya. Maka kami dorong agar konsumen yang mampu beralih ke RON 92, kami sekarang memiliki Program Langit Biru.

Anggota badan legislatif yang dikenal sebagai artis yakni Mulan Jameela itu mulanya mempertanyakan bagaimana perkembangan kajian Pertamina terhadap rencana penghapusan BBM dengan kadar RON rendah. Wacana ini merupakan keinginan dari Menteri BUMN Erick Thohir agar produk BBM Pertamina tidak terlalu banyak sehingga efisien.

Selanjutnya, Mulan meminta agar BUMN dapat memberi gambaran hitung-hitungan harga dan dampak dari penghapusan Premium dan Pertalite kepada masyarakat. Sebab, menurutnya hal ini akan mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di tengah pandemi covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Sebanyak 12.369 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law Ciptaker

Jakarta, Rasilnews - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sebanyak 12.369 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah diterjunkan...

Aqsa Working Group Ikut Serta Dukung Aksi Global Aksi Mogok Makan Untuk Pembebasan Tahanan Palestina

Jakarta, Rasilnews - Al-Aqsa Working Group (AWG) menyatakan ikut serta untuk mendukung aksi global mendukung aksi mogok makan yang dilakukan oleh...

Satgas Ingatkan Pemda Agar Tak Lengah Sikapi Zonasi

JAKARTA, RASILNEWS - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito ingatkan Pemda soal zonasi karena peningkatan zona oranye. Melihat peta...

MUI desak Presiden Perancis Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Jakarta, Rasilnews - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron minta maaf kepada umat...

Recent Comments