Saturday, October 31, 2020
Home Ekonomi EKONOM INDEF : UTANG INDONESIA UNTUK MEMBAYAR UTANG DAN BUNGA UTANG

EKONOM INDEF : UTANG INDONESIA UNTUK MEMBAYAR UTANG DAN BUNGA UTANG

JAKARTA, RASILNEWS – Dalam sebuah diskusi virtual, ekonom senior Indef Didik J Rachbini menyampaikan bahwa dari data yang ia terima selama periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi, Indonesia sudah masuk dalam perangkap hutang. Pasalnya pemerintah menambah hutang untuk membayar utang maupun bunga utang. bahkan penerbitan utang pemerintah selalu bertambah setiap tahunnya.

Dikutip dari CNN Indonesia.com Pada 2016, penerbitan utang sebesar Rp660,8 triliun, kemudian bertambah menjadi Rp726,3 triliun pada 2017. Setahun kemudian, utang penerbitan utang pemerintah menjadi Rp782,3 triliun dan Rp921,5 triliun pada 2019 lalu.

Tahun ini, karena pandemi covid-19, pemerintah berencana menambah utang hingga Rp1.530,8 triliun. Utang tersebut memiliki konsekuensi pembayaran pokok utang jatuh tempo maupun bunga utang setiap tahunnya.

“Indonesia membayar utang pokok Rp475 triliun, kemudian bayar bunga Rp275 triliun, jadi Rp750 triliun. Jadi, setiap tahun pemerintah Jokowi bayar utang Rp750 triliun. Ini beberapa tahun kemudian setiap tahun akan bayar utang Rp1.000 triliun lebih,” ujarnya.

Ia menilai langkah pemerintah menarik utang tersebut terlalu ugal-ugalan. Menurutnya, masih terdapat sumber-sumber pendanaan yang bisa digali dari APBN yang serapnya kurang maksimal alih-alih menambah utang.

“Saya kritisi, ugalan-ugalan ini utangnya, utang menggunung dan covid-nya terus meningkat,” imbuhnya.

Ia melanjutkan jika utang pemerintah pusat tersebut ditambah dengan utang pemerintah daerah dan utang BUMN, maka totalnya menjadi Rp7.428 triliun. Kumpulan utang ini disebut sebagai utang publik.

Selain itu, jika menghitung utang perbankan BUMN, maka totalnya menjadi Rp10.732 triliun.

“Selain utang ini, ada beban pemerintah yaitu BUMN bank pemerintah, itu dinilai sebagai utang, kenapa? Kalau itu bank gagal bayar, maka yang akan bayar negara dan dalam kategori sistem moneter itu dianggap sebagai utang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Presiden Jokowi Ajak Umat Islam Teladani Akhlaq Rasulullah

Jakarta, Rasilnews - Presiden Joko Widodo mengajak umat Islam untuk meneladani akhlak terbaik Rasulullah yang patut diteladani dan sangat relevan dalam...

Ketum GP Ansor : Islam Adalah Agama Rahmah Dan Kasih Sayang

Jakarta, Rasilnews - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, Islam adalah agama yang...

Prof Wiku : Perkembangan Penanganan Pandemi Covid-19 di Tingkat Kabupaten/Kota Meningkat Lebih Baik

Jakarta, Rasilnews - Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 pada sebagian besar kabupaten/kota sejauh ini menunjukkan hasil yang baik.

Sebanyak 12.369 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law Ciptaker

Jakarta, Rasilnews - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sebanyak 12.369 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah diterjunkan...

Recent Comments