Friday, October 23, 2020
Home Kesehatan GULA PUTIH ADALAH RACUN

GULA PUTIH ADALAH RACUN

JAKARTA, RASILNEWS – Gula sejatinya merupakan karbohidrat kompleks saat masih dalam bentuk aslinya, yaitu gula tebu. Akan tetapi, setelah diproses gula tersebut jadi karbohidrat sederhana yang ujung-ujungnya menimbulkan masalah untuk tubuh kita.

Bahkan, beberapa pakar nutrisi menyebut gula pasir sebagai racun, bukan pemanis. Ada lebih dari 70 penyakit yang bisa dipicu dengan mengonsumsi gula pasir diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Gula menekan imunitas tubuh dan melemahkan pertahanan tubuh terhadap infeksi
  • Gula merusak keseimbangan mineral dalam tubuh yang menyebabkan kekurangan chromium dan tembaga (copper) serta menghalangi penyerapan kalsium dan magnesium.

Gula putih adalah hasil proses olahan yang panjang. Ia berasal dari perasan tebu atau dalam prosesnya perasan tebu dipanaskan, dikristalkan, diputihkan, pengawet dan seterusnya. Hilanglah semua vitamin, protein, mineral dan enzim. Maka yang tersisa hanyalah karbohidrat.

Tahun 1957, Dr. William Coda Martin menjelaskan mengapa gula putih begitu berbahaya. Lalu dia memasukkan gula putih kedalam golongan racun (paison), bukan makanan.

Lebih lanjut lagi ia menjelaskan, badan manusia tidak dapat menggunakan karbohidrat sejenis ini kecuali jika vitamin, protein dan mineral yang terbuang dikembalikan.

Memakan gula putih lebih buruk daripada tidak makan sama sekali karena ia akan menguras dan melarutkan vitamin serta mineral dalam tubuh. Jadi, untuk memproteksi diri dari asupan gula yang tinggi, tubuh terpaksa melakukan beberapa hal yaitu kalsium dari tulang atau gigi dan magnesium dari enzim dalam tubuh dimobilisasikan dan digunakan dalam proses kimia untuk menetralkan atau menyeimbangkan tubuh dari ke asaman yang ditimbulkan oleh gula putih.

Selain itu, kelebihan asupan gula dapat mempengaruhi seluruh organ tubuh. Mulanya gula akan disimpan dalam hati dalam bentuk glukosa (glikogen) oleh karena kapasitas hati atau liver terbatas. Asupan harian dari gula putih akan membuat hati menggelembung seperti balon. Jika hati sudah maksimum, kelebihan glikogen tersebut dikembalikan ke dalam darah dalam bentuk fatty acids.

Kemudian ia akan dibawa keseluruh tubuh dan ditaruh dalam tempat yang paling tidak aktif seperti perut, pantat, payudara dan paha, jadilah kita tampak gemuk.

Kelebihan gula juga dapat berefek buruk pada otak yang pada akhirnya mempengaruhi kemampuan kita untuk berpikir dan mengingat akan berkurang. Jadi mulai sekarang, pakailah pemanis alami seperti madu, gula aren, gula kelapa, gula stevia dan gula singkong.

Sumber : Dr. Zaidul Akbar (Jirus Sehat Rasulullah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Ini Target Anthony Ginting dan Jonatan Christie di Asia Open

Jakarta, RasilNews - Dua tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie ditargetkan menembus final di Asia Open I dan II tahun...

Menangi Formula 1 GP Eifel, Lewis Hamilton Samai Rekor Legenda Hidup F1 Michael Schumacher

Nuerburg, RasilNews - Keberhasilan Lewis Hamilton memenangi Formula 1 GP Eifel 2020 semakin memiliki nilai plus. Hasil itu membuatnya menyamai rekor legenda...

Hasil Lengkap Liga Champions Eropa Matchday Pertama

Eropa, RasilNews - Liga Champions 2020/2021 telah dimulai, dan ada empat grup yang sudah memainkan matchday pertama terlebih dahulu dan sisa empat...

Peringati Hari Santri Saat Pandemi

JAKARTA, RASILNEWS - Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22...

Recent Comments