close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

ISRAEL COPOT DETEKTOR LOGAM, PASANG KAMERA PENGAWAS

RASILNEWS, AL-QUDS – Pihak Otoritas Israel mencopot detektor logam yang dipasang di pintu masuk Masjid Al-Aqsha, Kota Al-Quds, Palestina, pada Selasa pagi (25/7), tapi masih memasang kamera pengawas.

Kantor Berita Islam MINA melaporkan, Otoritas Pendudukan Israel mencopot detektor logam yang dipasang di pintu masuk Gerbang Al-Asbat dan Gerbang Al-Nadzir di Masjid Al-Aqsha, tapi mereka memasang tiang besi untuk kamera pengawas pintar untuk memantau jemaah Muslim.

Langkah itu atas keputusan Kabinet Keamanan Israel pada sebuah pertemuan Senin malam (24/7) untuk memindahkan detektor logam yang baru saja dipasang di pintu masuk kompleks Masjid Al-Aqsha dan menggantinya dengan teknologi pengawasan yang lebih maju.

Dalam sebuah pernyataan, Kabinet Keamanan mengatakan telah menerima rekomendasi dari semua badan keamanan untuk mengambil tindakan pengamanan berdasarkan teknologi maju dan lainnya, bukan detektor logam yang bertujuan memastikan keamanan pengunjung dan peziarah di Kota Tua dan Kompleks Masjid Al-Aqsha.

Sementara itu, kabinet tersebut mengatakan bahwa kehadiran pasukan kepolisian Israel yang meningkat di Kota Al-Quds akan dipertahankan. Rencana tersebut dapat mencakup mempekerjakan petugas tambahan sesuai dengan rekomendasi kepolisian.

Menurut jaringan berita Israel Ynet, langkah-langkah keamanan baru termasuk pemasangan “kamera pengawas pintar” yang mampu mengenali wajah dan teknologi penginderaan panas untuk mendeteksi kemungkinan adanya senjata atau bahan peledak.

Warga Palestina di Kota Al-Quds menolak pengumuman baru tersebut, dengan menyebut rencana tersebut sebagai tipuan Israel lainnya. Bentrokan meletus antara demonstran Palestina dan polisi Israel di beberapa lokasi, di mana polisi Israel menggunakan tabung gas air mata, peluru baja berlapis karet, dan bom suara.

Polisi Israel menutup masjid tersebut pada hari Jumat lalu (14/7) karena umat Islam mengikuti sebuah serangan di luar gerbangnya yang menyebabkan tiga warga Palestina dan dua polisi Israel tewas.

Masjid tersebut dibuka kembali pada hari Ahad (16/7) setelah detektor logam dipasang. Sebuah langkah yang menurut warga Palestina tidak akan mereka terima karena mengubah status quo di masjid.

Sejak saat itu, jamaah Muslim Palestina telah mengadakan shalat di luar gerbang menuju masjid, bersikeras bahwa mereka tidak akan memasukinya untuk melaksanakan ibadah sampai detektor logam dilepaskan.

Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, setidaknya 1.090 orang Palestina telah terluka sejak 14 Juli dalam aksi protes yang mendapat tekanan keras oleh pasukan Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Menurut dokumentasi Ma’an News Agency, sebanyak 11 warga Palestina dan lima orang Israel telah terbunuh sejak aksi perlawanan rakyat Palestina disebut “intifadhah umat” 14 Juli 2017.

Tags: ,

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page