JAKARTA, RASILNEWS – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat mengisi konferensi virtual BNPB bertema Prosedur Isolasi OTG Covid-19, Mudah atau Sulitkah?, Kamis (24/9) mengatakan bahwa sebanyak 26 fasilitas kesehatan swasta akan bergabung untuk menangani pasien Covid-19 di Jakarta.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi saat ini Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan 67 rumah sakit (RS) khusus untuk menangani Covid-19 kemudian ditambah dengan 13 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Kami menambah 26 rumah sakit swasta yang juga telah berkomitmen bergabung untuk memberikan layanan untuk pasien Covid-19,” ujar

Sementara itu, ke-26 Rumah Sakit yang akan bergabung dalam menangani Covid-19 di DKI Jakarta, masih menunggu prose sari Surat Keputusan Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Walau Jakarta hingga kini belum aman dari pandemic Covid-19, namun pihaknya berharap agar RS khusus rujukan pasien Covid-19 terisi penuh. Untuk saat ini, keterisian 67 Rumah Sakit khusus untuk pelayanan Covid-19 telah mencapai 77-83 persen yaitu di ruangan ICU dan isolasi pasien sedang, berat, dan kritis. Ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti.

Pemprov DKI akan selalu mengingatkan kepada masyarakat, agar mematuhi protokol kesehatan, yaitu melakukan gerakan 3M yaitu memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan penting atau krusial untuk membatasi pergerakan. Terlebih, dia melanjutkan, separuh kasus aktif DKI Jakarta adalah tanpa gejala, artinya orang yang tidak menunjukkan tanda-tanda sakit namun membawa virus kemudian menularkannya ke yang lain. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here