Thursday, October 29, 2020
Home Internasional MESKI DIBLOKADE, QATAR TETAP KIRIM BANTUAN MAKANAN KE SURIAH

MESKI DIBLOKADE, QATAR TETAP KIRIM BANTUAN MAKANAN KE SURIAH

RASILNEWS, QATAR – Meski diblokade negara-negara Arab tetangganya, Qatar melalui lembaga kemanusiaan Qatar Charity (QC) tetap mengirimkan bantuan makanan untuk hidangan Ramadhan ke Suriah.

Kali ini, di pertengahan Ramadhan, Proyek QC mengirmkan paket makanan untuk 94.000 warga terutama anak-anak Suriah yang sangat memerlukan makanan, The Peninsula Qatar melaporkan S2nin (12/6/2017), yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Didukung oleh para dermawan Qatar, Qatar Charity telah mengalokasikan dana tambahan untuk proyek “Hidangan Puasa Ramadhan” untuk warga Suriah senilai 500 ribu Reyal Qatar (sekitar 1,8 miliar rupiah).

Mereka yang diharapkan menerima bantuan makanan itu adalah anak-anak yatim piatu, keluarga pengungsi dan keluarga yang membutuhkan.

Sejak awal Ramadhan, Qatar Charity telah mengalokasikan lebih dari 1,5 juta Reyal Qatar (sekitar 5,4 miliar rupiah) untuk sekitar 280 ribu rakyat Suriah yang terlantar sepanjang bulan suci Ramadhan ini.

Faisal Al-Faheeda, Direktur Eksekutif Departemen Operasi di QC, menjelaskan bahwa peningkatan julah bantuan ini untuk menutupi kekurangan besar kebutuhan makanan para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan kelompok-kelompok yang membutuhkan di Suriah.

“Fokus kami menawarkan manakanan untuk berbuka puasa bersama anak-anak yatim, keluarga mereka, dan kelompok yang membutuhkan,” ujarnya.

Al-Faheeda juga mengucapkan terima kasih kepada para dermawan Qatar atas dukungan mereka yang terus-menerus untuk membantu sesama saudaranya, di Suriah.

Sebagai bagian dari upaya untuk memberimakanan kepada orang-orang yang terkena dampak konflik Suriah, QC telah mendirikan lebih dari 10 dapur umum sepanjang Ramadhan tahun ini.

Berbagai makanan terdiri dari nasi, daging, buah-buahan dan lainnya, yang dimasak secara bersih dan berkualitas.

Beberapa dapur umum itu didirikan di sejumlah wilayah di utara Syria (Idlib), daerah pedesaan utara dan barat Aleppo, daerah pedesaan Hama, dan kamp-kamp pengungsi di pedesaan Latakia.

Kondisi sulit saat ini tengah dihadapi oleh warga Suriah dalam lima tahun terakhir, dengan peningkatan gelombang pengungsi, tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Proyek bantuan Ramadhan ini merupakan respon nyata terhadap kebutuhan mendesak masyarakat Suriah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Sebanyak 12.369 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law Ciptaker

Jakarta, Rasilnews - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sebanyak 12.369 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah diterjunkan...

Aqsa Working Group Ikut Serta Dukung Aksi Global Aksi Mogok Makan Untuk Pembebasan Tahanan Palestina

Jakarta, Rasilnews - Al-Aqsa Working Group (AWG) menyatakan ikut serta untuk mendukung aksi global mendukung aksi mogok makan yang dilakukan oleh...

Satgas Ingatkan Pemda Agar Tak Lengah Sikapi Zonasi

JAKARTA, RASILNEWS - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito ingatkan Pemda soal zonasi karena peningkatan zona oranye. Melihat peta...

MUI desak Presiden Perancis Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Jakarta, Rasilnews - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron minta maaf kepada umat...

Recent Comments