close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

MUHAMMADIYAH KECAM TINDAKAN KEKERASAN DAN PEMBUNUHAN ISRAEL TERHADAP RAKYAT PALESTINA

RASILNEWS, JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam tindakan kekerasan disertai pembunuhan yang dilakukan Israel terhadap masyarakat Palestina yang tidak berdosa.

“Muhammadiyah mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh penguasa dan tentara zionis Israel terhadap warga sipil Palestina yang tidak berdosa. Membunuh adalah kejahatan yang tidak berperikemanusiaan, melanggar hak asasi manusia,” kata Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam keterangan persnya yang diterima RASILNEWS.COM, Selasa (25/7).

Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Liga Arab harus segera melakukan sidang khusus membahas langkah-langkah penyelesaian konflik yang terjadi di Palestina.

“Kepada pihak-pihak yang bertikai, hendaknya menahan diri untuk saling serang. Apabila terjadi pelanggaran, maka PBB harus menindak tegas Israel,” katanya.

Selain itu, Abdul Mu’ti juga meminta negara-negara yang memiliki kepentingan di Timur-Tengah, seperti Amerika Serikat, Rusia, Turki, dan Iran untuk melakukan langkah cepat agar kekerasan yang terjadi di Palestina tidak menyebar ke wilayah lain.

“Kalau kejahatan zionis Israel tidak segera dihentikan, Muhammadiyah khawatir jika nantinya muncul aksi perlawanan terhadap negara-negara yang dianggap melindungi Israel, serta adanya kemungkinan muncul aksi kekerasan,” ujarnya.

Lebih jauh, Abdul Mu’ti meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan prakarsa dan langkah-langkah diplomatik untuk segera menyelesaikan persoalan Palestina.

“Dengan kekuatan diplomatiknya, Muhammadiyah berharap Indonesia bisa memprakarsai two-state solution sebagai bagian dari road map perdamaian Palestina dan Israel,” katanya.

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page