Tuesday, October 27, 2020
Home Palestina PENGAKUAN KEJAHATAN SNIPER TENTARA ISRAEL PADA DEMONSTRAN PALESTINA

PENGAKUAN KEJAHATAN SNIPER TENTARA ISRAEL PADA DEMONSTRAN PALESTINA

JAKARTA, RASILNEWS – Kekejaman tentara Israel terhadap rakyat Palestina dalam serbuan ke Jalur Gaza yang dilancarkan sejak Maret 2018 lalu menggugah memori Eden. Mantan penembak jitu di Brigade infanteri Golani dan bertugas di Israeli Defense Force (IDF) mengenang masa dimana Ia diperintahkan untuk menyerang demonstran palestina.

Dikutip dari Israelpalestinenews Lebih dari 200 orang Palestina terbunuh dan hampir 8000 orang dari mereka menderita luka-luka selama hampir dua tahun lamanya di demo mingguan yang dilangsungkan di perbatasan antara Israel dan Gaza.

Berdasarkan keterangan yang diterima Eden mengungkapkan bahwa dirinya tahu persis berapa lutut yang sudah ditembak olehnya.

“Saya menyimpang selongsong tiap peluru yang saya tembakkan, Saya simpan semua di kamar saya. Jadi saya tidak harus mengira ngira jumlahnya Saya tahu pasti bahwa saya telah menembak sebanyak 52 kali”, Ungkap Eden.

Dari sudut pandang tembakan, Ialah yang menembak paling banyak. Di batalion teman-temannya seringkali berkata ‘Lihat, sang pembunuh telah datang.’

Eden menjelaskan, lutut adalah bagian tubuh yang paling sulit untuk ditembak. Ada cerita tentang seorang penembak jitu yang telah menembak sebanyak 11 lutut , dan orang mengira tidak akan ada yang dapat menyainginya. Lalu dirinya dapat menembak 7-8 lutut per harinya.

Eden mengatakan, ia telah memecahkan rekor pada demonstrasi yang berlangsung pada hari yang mengabarkan di mana kedutaan AS baru di Yerusalam sedang diresmikan, pada tanggal 14 may 2018.

Demonstrasi massal di perbatasan Israel dengan Jalur Gaza dimulai pada Hari Tanah di bulan Maret 2018, dan berlanjut setiap minggunya sampai lewat bulan Januari.

Konfrontasi yang terjadi terus menerus ini, yang memprotes blokade Israel atas Gaza, telah merenggut nyawa 215 demonstran, sementara 7,996 orang menderita luka-luka oleh peluru tajam, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.

Walaupun dengan jumlah kematian yang besar, demonstrasi yang pelik itu dan juga tanggapan yang diberikan di sepanjang pagar terus berlanjut selama hampir dua tahun lamanya, sampai akhirnya diputuskan untuk mengurangi frekuensi demontrasi menjadi sekali dalam sebulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Ahok Turut Berduka Atas Wafatnya Ust Fahrurozi Ishaq Karena Covid-19

Jakarta, Rasilnews - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok turut menyampaikan dukacita atas meninggalnya Fahrurrozi Ishaq, yang dikenal sebagai 'Gubernur Tandingan'...

10 Ribu Jamaah Umrah Akan Kembali Padati Saudi Arabia Tiap Pekannya

JAKARTA, RASILNEwS - Setiap pekan sekitar 10 ribu jemaah umrah diperkirakan akan tiba di Arab Saudi mulai (1/11) mendatang. Dengan pernyataan...

California Evakuasi 100 Ribu Penduduk Akibat Kebakaran Hutan

JAKARTA, RASILNEWS - Pemerintah memerintahkan untuk evakuasi lebih dari 100 ribu penduduk akibat Kebakaran hutan yang terjadi dan bergerak cepat di...

Tebitkan Karikatur Nabi Muhammad SAW, Maroko Kecam Prancis

JAKARTA-RASILNEWS, Kementrian Luar Negri Maroko Pada Minggu Mengatakan bahwa berlanjutnya publikasi kartun yang menghina nabi merupakan aksi provokasi.

Recent Comments