Wednesday, October 28, 2020
Home Internasional PENOLAKAN TERHADAP RENCANA ANEKSASI OLEH ISRAEL DIDUKUNG BANYAK NEGARA

PENOLAKAN TERHADAP RENCANA ANEKSASI OLEH ISRAEL DIDUKUNG BANYAK NEGARA

JAKARTA, RASILNEWS — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan penolakan terhadap rencana aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat oleh Israel didukung oleh banyak negara.

Dilansir dari Republika.co.id, sebagai pendukung kemerdekaan Palestina, Indonesia telah menggalang dukungan internasional untuk menentang aneksasi tersebut melalui surat yang dikirim Menlu RI pada tanggal 27 Mei 2020.

Dalam konferensi pers daring pada Kamis (2/7) dari Istana Kepresidenan Jakarta Retno mengatakan, saya menerima banyak tanggapan positif dari banyak negara termasuk Afrika Selatan, Brunei Darussalam, Malaysia, China, Jepang, Rusia, Tunisia, Vietnam, Mesir, Yordania, Irlandia, Prancis dan banyak lainnya serta Sekretaris Jenderal PBB dan Sekretaris Jenderal OKI.

Dalam surat tanggapan yang diterimanya, Retno menjelaskan bahwa negara-negara tersebut mendukung langkah Indonesia yang memobilisasi komunitas internasional guna mencegah dan menolak rencana aneksasi. Banyak negara juga terus menggemakan dukungan bagi upaya perdamaian yang berkelanjutan untuk mencapai solusi dua negara yang dianggap sebagai penyelesaian ideal untuk konflik Israel-Palestina.

Semula Israel berencana memulai langkah aneksasi wilayah Tepi Barat pada 1 Juli 2020 sesuai pengumuman yang disampaikan pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Namun, Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi mengatakan rencana aneksasi tidak mungkin dilakukan pada tanggal yang telah ditetapkan tetapi merujuk pada perselisihan antara Netanyahu dan mitra koalisinya yang senior yaitu Menteri Pertahanan Benny Gantz mengenai waktu pelaksanaan aneksasi.

Setelah bertemu utusan Amerika Serikat (AS) pada Selasa (30/6) untuk membahas pencaplokan dalam kerangka rencana perdamaian Timur Tengah yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Netanyahu mengatakan pembicaraan seperti itu akan berlanjut selama beberapa hari. Usulan Trump menyerukan kedaulatan Israel sekitar 30 persen wilayah Tepi Barat di mana Israel telah membangun permukiman selama beberapa dekade serta penciptaan negara Palestina dibawah persyaratan yang ketat.

Palestina ingin mendirikan negara merdeka di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yerusalem Timur dan wilayah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967. Palestina juga telah menolak rencana Trump dengan mengatakan akan meniadakan keberlangsungan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Ahok Turut Berduka Atas Wafatnya Ust Fahrurozi Ishaq Karena Covid-19

Jakarta, Rasilnews - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok turut menyampaikan dukacita atas meninggalnya Fahrurrozi Ishaq, yang dikenal sebagai 'Gubernur Tandingan'...

10 Ribu Jamaah Umrah Akan Kembali Padati Saudi Arabia Tiap Pekannya

JAKARTA, RASILNEwS - Setiap pekan sekitar 10 ribu jemaah umrah diperkirakan akan tiba di Arab Saudi mulai (1/11) mendatang. Dengan pernyataan...

California Evakuasi 100 Ribu Penduduk Akibat Kebakaran Hutan

JAKARTA, RASILNEWS - Pemerintah memerintahkan untuk evakuasi lebih dari 100 ribu penduduk akibat Kebakaran hutan yang terjadi dan bergerak cepat di...

Tebitkan Karikatur Nabi Muhammad SAW, Maroko Kecam Prancis

JAKARTA-RASILNEWS, Kementrian Luar Negri Maroko Pada Minggu Mengatakan bahwa berlanjutnya publikasi kartun yang menghina nabi merupakan aksi provokasi.

Recent Comments