close
Breaking news

JAKARTA – Kepemilikan senjata nuklir ternyata turut menjadi simbol superio...read more Yogyakarta, RASILNEWS – Bencana alam di Indonesia pada tahun ini terhitung s...read more RASILNEWS, MYANMAR – Pejabat KBRI di Yangon menyatakan, proyek pembangunan...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Bazar Sya’ban 1438 akan mengangkat isu Halal Life...read more Rasilnews, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tida...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Pemimpin Redaksi (Pemred) Kantor Berita Islam MINA,...read more RASILNEWS, CILEUNGSI – Geliat Dakwah islam di negeri seribu pagoda Thailan...read more RASILNEWS, MALAYSIA – Dua perusahaan Malaysia yang mengoperasikan pelabuha...read more RASILNEWS, JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Ulama dan Aktivis (PUA), Eggi...read more RASILNEWS, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudd...read more

PRESIDEN JOKOWI : MENONTON FILM SEJARAH ITU PENTING

RASILNEWS, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan soal ajakan nonton bareng (nobar) pemutaran film 30S/PKI yang dilakukan oleh berbagai kalangan di masyarakat. Presiden menekankan bahwa nonton film sejarah itu penting.

Namun, untuk anak-anak milenial yang sekarang, menurut Presiden, tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk untuk usia mereka, supaya mereka faham akan bahaya komunisme dan faham apa itu PKI.

“Akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial,” kata Presiden Jokowi dalam laman Setkab yang dikutip MINA, Senin (18/9).

Presiden Jokowi juga mengomentari kerusuhan yang terjadi di depan gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta terkait dengan kecurigaan massa mengenai adanya diskusi tentang PKI di gedung tersebut, Ahad (17/9) malam. Presiden meminta agar hal-hal seperti itu sebaiknya diserahkan ke aparat berwajib.

“Masyarakat jangan bertindak main hakim sendiri, serahkan ke aparat. Sampaikan saja ke aparat biar nanti aparat yang menyelesaikan. Kita ini negara hukum,” tegas Presiden Jokowi.

TAP MPRS

Presiden Jokowi menampik tudingan dirinya tidak melihat ada bahaya PKI. Menurut Presiden, kita harus mengingatkan kepada seluruh masyarakat.  “Kalau dipandang masih ada ruang untuk berkembangnya komunisme ya memang harus diingatkan terus masyarakat,” tegasnya.

Yang paling penting, lanjut Presiden Jokowi, sudah ada Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat sementara (TAP MPRS) mengenai larangan untuk PKI, dan untuk komunis.  “Jelas sekali. Jadi kalau ada ya tunjukkan di mana, hukum,” tutup Presiden.

No Comments

Leave a reply

Post your comment
Enter your name
Your e-mail address

Story Page