Friday, November 27, 2020
Home Dunia Islam PUSLITBANG KEMENAG NILAI PEREMPUAN MILIKI PERAN STRATEGIS CEGAH RADIKALISME

PUSLITBANG KEMENAG NILAI PEREMPUAN MILIKI PERAN STRATEGIS CEGAH RADIKALISME

JAKARTA, RASILNEWS –  Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan, Balitbang dan Diklat Kemenag (Puslitbang I) Muharram Marzuki menilai bahwa kaum perempuan memiliki peran strategis dalam pencegahan radikalisme, karenanya, penting untuk memberikan pemahaman kepada kaum perempuan terkait hal ini.

“Membangun pemahaman kaum perempuan, khususnya para ibu, sebagai bagian inti keluarga, sangat penting. Apalagi saat ini wacana intoleran dan faham radikal atas nama agama semakin meluas dan terinternalisasi di masyarakat,” kata Muharram saat menjadi pembicara pada Seminar Kajian Masalah Aktual yang mengangkat tema: Strategi Pencegahan Radikalisme Melalui Perempuan dalam Keluarga, di Jakarta, Selasa (10/10).

Seminar ini terselenggara hasil kerja sama Puslitbang I dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Hadir sebagai narasumber, Sekjen DMI Imam Ad-Daruqutni, Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-Isu Politik Hukum Pertahanan Keamanan dan HAM Strategis, Jaleswari Pramodhawardani, dan mantan teroris Kurnia Widodo

Seminar tersebut diikuti perwakilan organisasi perempuan dan organisasi non pemerintah lainnya. Hadir pula perwakilan dari Kemenkopolhukam dan Kemendagri.

Muharram melihat, kaum ibu mempunyai peran signifikan dan waktu lama dibanding kaum laki-laki (ayah) untuk memberi pendidikan kepada putra putrinya.

“Keluarga adalah lingkungan paling intim dan benteng pertahanan terdepan dalam mencegah masuknya paham-paham buruk. Apalagi saat ini radikalisme cenderung banyak menyerang anak muda. Keluarga, khususnya ibu, harus mempunyai bekal pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai ancaman bahaya radikalisme,” tuturnya.

Selain pengetahuan tentang bahaya radikalisme, menurut Muharram, harus ada konsep baru dalam membudayakan dan membumikan Pancasila sebagai alat untuk menanggulangi radikalisme. “Kita juga harus lebih peka terhadap lingkungan di sekitar,” tuturnya.

Hal sama disampaikan Imam Addaruqutni. Dia melihat, Ibu memberi kehangatan pada keluarga, membimbing, mendidik, mengajar, melindungi putra putrinya dengan kelembutan dan keberanian. Hal itu mempunyai pengaruh signifikan dalam menangkis paham radikalisme.

“Ibu sangat menentukan dalam menanamkan nilai dan ajaran perilaku pada putra putrinya. Seorang ibu akan sangat mampu melindungi dan mencegah putra dan putrinya dari pengaruh buruk dan berbahaya di lingkungan sekitarnya. Memahamkan akan bahaya radikalisme pada ibu sangat penting,” imbuh Imam.

Jaleswari menerangkan pentingnya pemahaman bahaya radikalisme dalam perspektif negara. Sementara Kurnia menceritakan kisah dan pengalamannya selama menjadi teroris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Tausyiah Rasil : Tiga Peristiwa yang Dialami Manusia

Oleh : Ustaz Abul Hidayat Saerodji 1. Peristiwa kelahiran Setiap orang yang ada...

Viral, Tentara Azerbaijan Bantu Penduduk Armenia Tinggalkan Wilayah Yang Di Duduki

Azerbaijan, Rasilnews - Tentara Azerbaijan membantu orang-orang Armenia yang secara ilegal dimukimkan kembali di daerah pendudukan untuk meninggalkan wilayah itu, seperti...

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Izin Ekspor Benih Lobster, 2 Masih Buron

Jakarta, Rasilnews - Dalam konferensi pers di KPK, Rabu (25/11/2020) malam, Nawawi Pomolango Wakil Ketua KPK RI mengatakan bahwa dua dari tujuh tersangka...

Pesawat Tempur Israel Serang Suriah

Suriah, Rasilnews - Militer Suriah mengklaim bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan udara ke selatan Ibu kota pada Selasa (24/11) malam....

Recent Comments