Friday, November 27, 2020
Home Internasional SEORANG POLITIKUS AUSTRALIA MENDORONG PELARANGAN BURKA DI NEGARA TERSEBUT

SEORANG POLITIKUS AUSTRALIA MENDORONG PELARANGAN BURKA DI NEGARA TERSEBUT

RASILNEWS, AUSTRALIA – Potikus Australia telah menimbulkan kegemparan dengan mengenakan burka di Parlemen. Pauline Hanson telah dikutuk karena aksinya tersebut, dimana dia mengenakan burka sebagai bagian dari kampanye pelarangan burka di Australia. Seperti diberitakan THE TELEGRAPH dan dikutip oleh RASILNEWS.COM

Pauline Hanson yang memimpin partai One Nation, dikecam secara luas setelah menghadiri majelis Senat dengan mengenakan burka hingga memicu terguncangnya kejutan dari sesama anggota parlemen. Ketika dia melepaskan burkanya, dia berkata, “Ini bukan yang seharusnya menjadi anggota Parlemen ini.”

Kemudian dia bertanya pada George Brandis, jaksa agung: “Mengingat keamanan nasional bangsa ini, apakah Anda akan berusaha melarang burka di Australia?” Brandis menjawab: “Tidak.”

Politisi Pauline Hanson menjadi tenar pada tahun 90an setelah ia mengklaim bahwa Australia berisiko dibanjiri oleh para migran Asia. Tapi sejak saat itu dia mengalihkan perhatiannya untuk menyerang umat Islam negara tersebut. Mengikuti penampilannya dalam sebuah burka, dia merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa “ini adalah perdebatan yang terjadi di seluruh dunia dan Australia tidak dapat menyembunyikan dari percakapan yang sulit karena takut menyebabkan pelanggaran”.

Dia kemudian mengatakan bahwa dia telah mempertimbangkan untuk mengenakan burka ke dalam ruangan selama berbulan-bulan, dengan mengatakan bahwa itu “sangat mengerikan” dan “tidak nyaman”.

Sementara itu, Koalisi dan oposisi Uastralia telah menolak seruan untuk melarang burka. Tetapi beberapa negara telah memperkenalkan undang-undang kontroversial tersebut, yang terakhir Swiss, yang memberlakukan larangan terhadap jilbab penuh pada bulan Juli 2016. Itu berarti wanita yang mengenakan burka (penutup tubuh penuh dengan jala di atas mata) atau niqab (penutup tubuh penuh Celah untuk mata) bisa di denda hampir 10.000 euro.

Sementara, dalam pidatonya di bulan Desember tahun lalu, Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa burka dilarang di Jerman, “Tunjukkan wajahmu. Penutup penuh tidak diperbolehkan dan harus dilarang”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Tausyiah Rasil : Tiga Peristiwa yang Dialami Manusia

Oleh : Ustaz Abul Hidayat Saerodji 1. Peristiwa kelahiran Setiap orang yang ada...

Viral, Tentara Azerbaijan Bantu Penduduk Armenia Tinggalkan Wilayah Yang Di Duduki

Azerbaijan, Rasilnews - Tentara Azerbaijan membantu orang-orang Armenia yang secara ilegal dimukimkan kembali di daerah pendudukan untuk meninggalkan wilayah itu, seperti...

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Izin Ekspor Benih Lobster, 2 Masih Buron

Jakarta, Rasilnews - Dalam konferensi pers di KPK, Rabu (25/11/2020) malam, Nawawi Pomolango Wakil Ketua KPK RI mengatakan bahwa dua dari tujuh tersangka...

Pesawat Tempur Israel Serang Suriah

Suriah, Rasilnews - Militer Suriah mengklaim bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan udara ke selatan Ibu kota pada Selasa (24/11) malam....

Recent Comments