Saturday, November 28, 2020
Home Ekonomi SUBSIDI GAJI TERUS DIKEBUT

SUBSIDI GAJI TERUS DIKEBUT

RASILNEWS, JAKARTA — Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya mematok target penyaluran anggaran pemulihan ekonomi sampai dengan Rp 100 triliun hingga akhir September 2020. Dari angka tersebut, realisasi tertinggi disumbangkan program subsidi gaji dan bantuan presiden (banpres) poduktif untuk UMKM.

Artinya, Pemerintah masih punya waktu sekitar dua pekan sampai akhir September untuk menaikkan anggaran belanja. Belanja pemerintah menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional selama masa pandemi Covid-19, setelah konsumsi rumah tangga yang biasanya menjadi tumpuan pun anjlok. Sementara, angka penularan Covid-19 terus meluas dengan kenaikan 10,4 persen dalam pekan terakhir.

Dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (16/9) yang dilansir dari Republika.id. Budi menyebut hingga saat ini selama tujuh pekan, sebesar Rp 87,58 triliun sudah disalurkan. Jadi ia menambahkan masih ada waktu dua pekan untuk dapat mencapai Rp 100 triliun. Nantinya, efek multiplier bisa sangat membantu untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga ini tambah Budi.

Dari pagu program banpres untuk pelaku UMKM sebesar Rp 22 triliun, sudah tersalurkan Rp 13 triliun atau 66 persen. Kemudian, subsidi gaji sudah tersalurkan sekitar Rp 8 triliun dari pagu Rp 37,8 triliun.

“Kalau dua program unggulan tadi bisa diselesaikan sampai akhir September, maka ada Rp 17,4 triliun tambahan. Dan ini bisa mendorong sentuh angka Rp 100 triliun dalam tiga bulan terakhir,” kata Budi.

Budi menjelaskan, angka Rp 8 triliun itu disalurkan dalam dua batch. Bagi pekerja yang masuk dalam kriteria penerima dan belum mendapat hak berupa subsidi gaji, masih ada tiga batch pencairan untuk gelombang pertama ini. Sementara gelombang kedua akan dilanjutkan pada Oktober-November. “Kami siapkan batch 3, 4, 5, kita bisa dorong sampai akhir September,” ujar Budi.

Program subsidi gaji memang salah satu program andalan pemerintah untuk menggenjot daya beli masyarakat. Hibah sebesar Rp 2,4 juta per orang yang diberikan dalam dua gelombang, diberikan kepada 15,72 juta karyawan bergaji kurang dari Rp 5 juta per bulan yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Budi menambahkan, tenaga honorer merupakan salah satu sasaran penyaluran subsidi gaji. Ada 398 ribu tenaga honorer yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan akan ikut merasakan manfaat subsidi gaji. Khusus tenaga honorer ini, penyaluran akan dilakukan serempak pada gelombang kedua, Oktober-November mendatang.
“Memang tenaga honorer ini adalah tenaga honorer yang terdaftar di BPJSTK. Karena memang kita perlu data lengkap sekaligus ini penghargaan dari pemerintah terhadap pengiur dan peserta BPJSTK,” ujar Budi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Tausyiah Rasil : Tiga Peristiwa yang Dialami Manusia

Oleh : Ustaz Abul Hidayat Saerodji 1. Peristiwa kelahiran Setiap orang yang ada...

Viral, Tentara Azerbaijan Bantu Penduduk Armenia Tinggalkan Wilayah Yang Di Duduki

Azerbaijan, Rasilnews - Tentara Azerbaijan membantu orang-orang Armenia yang secara ilegal dimukimkan kembali di daerah pendudukan untuk meninggalkan wilayah itu, seperti...

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Izin Ekspor Benih Lobster, 2 Masih Buron

Jakarta, Rasilnews - Dalam konferensi pers di KPK, Rabu (25/11/2020) malam, Nawawi Pomolango Wakil Ketua KPK RI mengatakan bahwa dua dari tujuh tersangka...

Pesawat Tempur Israel Serang Suriah

Suriah, Rasilnews - Militer Suriah mengklaim bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan udara ke selatan Ibu kota pada Selasa (24/11) malam....

Recent Comments