Saturday, November 28, 2020
Home Tajuk Rasil Tajuk Rasil "Revolusi Akhlaq"

Tajuk Rasil “Revolusi Akhlaq”

“Tajuk Rasil”
Selasa, 3 Rabiul Awal 1442 H/ 20 Oktober 2020

Memang terkadang ekspektasi yang dipikirkan tidak sesuai dengan realita di lapangan. Kira-kira apa yang terlintas di benak kita setelah mendengar kata keadilan? Apakah di Indonesia sudah menjalankan arti sebuah keadilan itu sendiri? Agaknya sangat sulit untuk menegakkan keadilan di negeri ini. Seakan menuang secawan air di lautan. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang demokratis dan juga negara hukum yang memberantas semua ketidakadilan. Namun, bagaimana kenyataannya?

Karena ketidakadilan, sebuah negeri bisa rusak. Dan itu bukanlah karena tidak adanya orang pandai. Orang-orang yang pandai di berbagai latar belakang keilmuan sangat banyak, tetapi belum mampu menyelesaikan persoalan utama dan penting. Yaitu masalah kerusakan akhlak, yang hari ini menjadi kekuatan dominan berbahaya yang mengalahkan akhlak mulia.

Tidak aneh ketika kita menyaksikan orang-orang yang kuat mengeksploitasi yang lemah, yang pandai mengeksploitasi masyarakat awam. Bahkan bila perlu ajaran agama dihancurkan. Nilai materi yang tidak bertuhan (materialisme) dijunjung, pada ranah ini tidak ada lagi sekat halal-haram karena memasuki era serba boleh (permisivisme). Nafsu jadi primadona, tamak, rakus, sehingga alam/bumi berubah menjadi rusak akibat ulah manusia. Tidaklah cukup bagi bangsa ini meraih kemajuan sekadar berbekal kecerdasan, kepakaran dan ilmu pengetahuan dan teknologi – jika tanpa akhlak yang terpuji.

Dalam bidang ekonomi, kerusakan akhlak menyebabkan terjadinya praktik kapiatalistik yang mengubah wajah kaum cerdik cendekia menjadi predator bagi yang lain. Bagaimana kita memahami jika seorang yang paham ekonomi namun justru menciptakan sistem ekonomi yang menjerat leher masyarakat bawah? Inilah problem akhlak tercela. Dalam bidang politik, kerusakan akhlak menyebabkan politik hanya untuk memperkaya diri dan kelompok yang pada intinya hanya menjadi sekadar alat eksploitasi masyarakat miskin.

Dalam bidang pendidikan, kerusakan akhlak menyebabkan orientasi pendidikan berubah menjadi sekedar untuk kepentingan materialisme semata. Efeknya, pendidikan gagal melahirkan produk yang memiliki karakteristik berakhlak atau bermoral yang mampu menjawab tantangan zaman. Dalam bidang hukum juga demikian, ketika akhlak rusak maka hukum menjadi sebuah permainan yang jauh dari keadilan, karena telah dimanfaatkan pihak yang merasa kuasa, berharta, untuk mengeksploitasi yang lain, menghancurkan orang-orang yang tidak disenangi.

Di balik itu, dekadensi moral seperti gaya hidup korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) saat ini telah membuat kerusakan di berbagai sendi pembangunan negara. Begitu juga, narkoba, perjudian, pergaulan bebas, pornografi dan pornoaksi sangat cukup menjadi penyebab kehancuran sebuah bangsa. Hari ini kita mengalami kecemasan yang sangat besar ketika kita melihat generasi muda yang tidak sedikit terjebak dalam dunia hitam Narkoba. Apa jadinya negeri ini jika kita mewarisakan generasi yang lemah dan rusak?

Dalam kondisi yang memprihatinkan ini, tepatlah ketika kita berpegang pada ajaran Rasulullah SAW di masa hidupnya mempertegas fungsi kerasulan beliau, “Sesungguhnya aku diutus oleh Allah SWT adalah untuk menyempurnakan keluhuran akhlak manusia”. Misi inilah yang disebut sebagai ‘Rahmatan lil ‘alamin’. Apakah kecil tugas pembinaan akhlak? Tentu saja tidak. Sebab, realitasnya kerusakan akhlak menyebabkan kerusakan di berbagai sendi kehidupan.

Syauqy Bey, seorang penyair Mesir yang masyhur yang lahir pada tahun 1868. Namanya semashur penyair-penyair arab lainya seperti Ibnu Muqoffa (penyair masa dinasti Abasiyah) dan Imam al-Busiri (pengarang maulid Burdah). Dalam sya’irnya, Syauqy berujar “Hidup dan bangunnya suatu bangsa tergantung pada akhlaknya, jika mereka tidak lagi menjunjung tingi norma-norma akhlaqul karimah, maka bangsa itu akan musnah bersamaan dengan keruntuhan akhlaknya”.

Ulama Aceh Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab dalam tulisannya mengenai akhlak mengingatkan, ketika akhlak runtuh, maka yang akan datang selanjutnya adalah kehancuran. Oleh sebab itu, melihat kembali pentingnya pembangunan berbasis akhlak adalah sebuah keniscayaan, keharusan dan bahkan juga kewajiban yang mendesak. Maka jawaban dari semua ini adalah “Revolusi Akhlak”.

Sungguh, kita tidak punya waktu lebih banyak lagi selain melakukan gerakan besar mencegah dekadensi moral dengan gerakan revolusi akhlak, sebuah gerakan mendasar yang harus dilakukan secara massif. Revolusi akhlak harus dilakukan dengan melibatkan seluruh sarana dan prasarana, memaksimalkan seluruh sumber daya manusia dan dengan waktu yang lebih ekstra. Sebab, jangkauan perbaikan akhlak ini sangat luas, meliputi seluruh tatanan kehidupan. Aspek sosial budaya, dunia perekonomian dan pasar, politik, pendidikan, keamanan dan sebagainya, semuanya membutuhkan sentuhan revolusi akhlak.

Jangan lagi kita mendengar tugas perbaikan akhlak hanya dibebankan pada satu kelompok. Kita membutuhkan revolusi akhlak yang meliputi seluruh status sosial dan strata di masyarakat, dari yang miskin sampai yang kaya, yang tidak berilmu sampai yang berilmu, yang tidak berpendidikan sampai yang berpendidikan hingga seterusnya. Dan yang jangan dilupakan dilingkup penguasa dan pejabat.

Wallahu ‘Alam Bish Showwab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Tausyiah Rasil : Tiga Peristiwa yang Dialami Manusia

Oleh : Ustaz Abul Hidayat Saerodji 1. Peristiwa kelahiran Setiap orang yang ada...

Viral, Tentara Azerbaijan Bantu Penduduk Armenia Tinggalkan Wilayah Yang Di Duduki

Azerbaijan, Rasilnews - Tentara Azerbaijan membantu orang-orang Armenia yang secara ilegal dimukimkan kembali di daerah pendudukan untuk meninggalkan wilayah itu, seperti...

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Izin Ekspor Benih Lobster, 2 Masih Buron

Jakarta, Rasilnews - Dalam konferensi pers di KPK, Rabu (25/11/2020) malam, Nawawi Pomolango Wakil Ketua KPK RI mengatakan bahwa dua dari tujuh tersangka...

Pesawat Tempur Israel Serang Suriah

Suriah, Rasilnews - Militer Suriah mengklaim bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan udara ke selatan Ibu kota pada Selasa (24/11) malam....

Recent Comments