Saturday, October 24, 2020
Home Nasional Terapung Selama 6 hari Tanpa Makan Minum, Seorang Nelayan Tua Ditemukan Dilaut...

Terapung Selama 6 hari Tanpa Makan Minum, Seorang Nelayan Tua Ditemukan Dilaut Lepas

KALSEL, RASILNEWS – Seorang nelayan tua ditemukan tengah terapung-apung selama 6 hari di  di perairan Tako Bendera, Tanah Grogot, Provinsi Kalimantan Timur oleh kapal nelayan, pada hari Kamis (24/9/2020) sekitar pukul 15.00 Wita.

Nelayan tersebut bernama Hamade (62) warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Seperti dikutip Tribunnews.com, Hamade telah mengapung dilaut selama 6 hari hanya dengan menggunakan alat boks ikan, ia seorang nelayan pemancing ikan tenggiri. Dan selama 6 hari dirinya terapung dilaut lepas, nelayan tua tersebut tidak makan dan minum.

Kejadian itu diceritakan Hamade, melalui hubungan telepon putranya Akhmad Boy (29) di Kotabaru. “Tidak ada makan dan minum selama enam hari,” jelas Hamade menjelaskan kepada putranya dengan berbahasa Bugis, Jumat (25/9/2020).

Kejadian bermula, korban Hamade berangkat melaut dari rumah di Desa Hilir Muara, pada Kamis (17/9/2020) pukul 16.00 Wita. Saat di perairan Tako Enceng, perahu korban mengalami kebocoran pada bagian belakang.

Ia pun berusaha memperbaiki dengan turun menceburkan diri ke laut. Belum sempat memperbaiki, kapal korban tenggelam. Beruntung, bersamaan kapal tenggelam, korban sempat mengambil bok ikan untuk dijadikan alat keselamatan (pelampung). Informasi berhasil dihimpun, pasca diselamatkan nelayan.

Saat ini posisi korban berada di Kuala Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur. “Alhamdulillah baik-baik saja keadaan saya,” ujar Hamade kepada putranya. Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasat Polair Iptu Koes Adi Dharma SSTPel, membenarkan adanya kejadian tersebut dan korban selamat.

Kondisi korban sehat dan berada di tempat keluarganya di Kuala Sambong, Kaltim. Menurut Koes, karena korban tidak ada biaya untuk pulang ke Kotabaru. Koes membantu ongkos dan untuk biaya makan korban selama dalam perjalanan. “Sudah kita bantu ongkosnya,” tandas Koes kepada banjarmasinpost.co.id, saat menemui anak korban di PPI Sungaiparing Kotabaru. (banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Israel – Hamas Saling Serang Dengan Roket

Gaza, MINA –  Juru Bicara militer Israel mengatakan, gerakan Hamas melepas dua roket ke wilayah-wilayah Israel tapi berhasil dicegah dengan senjata...

Amerika Setujui Remdevisir Sebagai Obat Covid-19

JAKARTA, RASILNEWS - Remdesivir hasil produksi Gilead Sciences Inc untuk merawat pasien Covid-19 Resmi disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika...

Dampak Covid-19 Kalahkan Krisis 98

JAKARTA, RASILNEWS - Dampak pandemi Covid-19 yang mendunia hingga saat ini dianggap lebih berat dibanding dengan krisis yang pernah terjadi di...

Angin Puting Beliung Landa Wilayah Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Bekasi, Rasilnews - Angin puting beliung melanda wilayah Babelan Kabupaten Bekasi dan Bekasi Utara Kota Bekasi pada hari ini, Jumat (23/10)...

Recent Comments